Minggu, 06 September 2015


                                                SEJARAH SINGKAT SMP NEGERI 4 BULUKUMBA

SMP Negeri 4 Bulukumba merupakan sekolah SMP yang pertama di Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba yang mempunyai posisi yang sangat strategis terletak pada poros jalan Makassar- Bulukumba dan mudah diakses dari berbagai penjuru. Sekolah ini berdiri sejak tahun 1965 dengan nama SMP Negeri Gantarang, kemudian berubah nama menjadi SLTP Negeri Gantarang Kindang, lalu menjadi SMP Negeri 1 Gangking dan terakhir sejak tahun 2012 berubah nama menjadi SMP Negeri 4 Bulukumba dengan nama kepala sekolah yang pernah memimpin SMP Negeri 4 Bulukumba adalah Bapak Kamaruddin, Bapak Drs.H.Muhammad Haris (1970-1989) kemudian diganti oleh Bapak H.Muhammad Amin,BA (1989-1997) selanjutnya diganti oleh Ibu Dra.Hj.Marwah Kasim (1997-2008). Kemudian diganti oleh Bapak Drs.H. Fatwa Marzuki (2009-2010) seterusnya diganti oleh pelaksana tugas Bapak Murjaba,S.Pd,M.Pd dalam waktu beberapa bulan dan dilanjutkan oleh Bapak Zainuddin K.,S.Pd,M.Pd dan sekarang dipimpin oleh Bapak Anwar,S.PdI,M.Si.
Masyarakat Bulukumba hampir 100% merupakan masyarakat pribumi, dan mayoritas pemeluk agama Islam, sehingga sikap religius sangat kuat dengan tradisi keagamaan yang baik di lingkungan masyarakat Bulukumba. Mata pencaharian sebagian besar masyarakat adalah bertani, berdagang selebihnya pegawai negeri sipil TNI dan Polisi baik di dalam kota maupun di luar kota, sehingga perhatian dan kepedulian orang tua terhadap masalah pendidikan anak cukup beragam. Meskipun demikian, animo dan keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anak cukup tinggi. Hal itu ditandai dengan hampir seluruh lulusan SD/MI melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMP/MTs.
Dari sisi akademik dan non-akademik, sudah banyak prestasi yang telah diukir dan bisa dikatakan cukup memenuhi harapan masyarakat sebagai stakeholders pendidikan. Sehingga, semua komponen pendidikan (sekolah dan komite sekolah) SMP Negeri 4 Bulukumba sudah memiliki komitmen bersama untuk meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik dari tahun ke tahun. Komitmen tersebut didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana yang memadai sehingga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi sekolah dalam upaya ikut meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan di Kabupaten Bulukumba.
Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang sesuai dengan kondisi dan potensi daerah pada satuan pendidikan. SMP Negeri 4 Bulukumba menyusun dan mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum tersebut diharapkan dapat dijadikan acuan pendidikan dalam memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan potensi daerah dan sumber daya yang dimiliki. Penyusunan dan pengembangan KTSP dimaksudkan agar bisa dijadikan acuan untuk mengembangkan kompetensi siswa, sehingga siswa mampu: (1) mengusai  IPTEK berdasarkan nilai ideologi bangsa serta nilai agama; (2) mengembangkan diri dalam bersikap berdasarkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh; (3) hidup rukun berdasarkan nilai-nilai sosial yang dimiliki; dan (4) mandiri berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dipelajari.

1.      Tujuan
Kurikulum SMP Negeri 4 Bulukumba ini disusun sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di SMP Negeri 4 Bulukumba Kabupaten Bulukumba yang dikembangkan dengan tujuan :
1.Menyelaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
2.Memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan         menjunjung kelestarian keragaman budaya dan karakter bangsa;
3.Memungkinkan pengembangan keragaman potensi, minat, kecerdasan        intelektual, emosional, spiritual dan karakteristik peserta didik secara           optimal sesuai dengan tingkat
perkembangannya;
4.Meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama dan  memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan sekolah;
5.Agar pembelajaran berkeadilan untuk mendorong tumbuh kembangnya kesetaran gender.
2.         Prinsip
Kurikulum SMP Negeri 4 Bulukumba  ini dikembangkan mengacu pada Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Penilaian, dan Standar Proses serta berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP serta memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah.
1.Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungan.
2.Kurikulum dikembangkan berdasarkan bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri  dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
3.Beragam dan terpadu
4.Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragam karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak deskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi dan gender serta pendidikan dudaya dan karaker bangsa.
5.Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
6.Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.